Berita / Insight / Activity

IBIMA Dorong Penguatan Industri Alsintan, Otomotif Pedesaan, dan Elektrifikasi EV 2026

IBIMA 04 May 2026
IBIMA Dorong Penguatan Industri Alsintan, Otomotif Pedesaan, dan Elektrifikasi EV 2026

Jakarta, 29 April 2026, IBIMA bersama para tokoh industri, akademisi, asosiasi, dan pemangku kepentingan nasional menghadiri kegiatan Silaturahim/Halalbihalal dan FGA Konsorsium Industri Otomotif Nasional pada Rabu, 29 April 2026, pukul 12.00–16.30 WIB, bertempat di Gedung Permata Kuningan APINDO, Lantai 10, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, dengan kehadiran peserta secara langsung dan daring melalui Zoom, serta diikuti sekitar 40 peserta.

Forum ini mengangkat tema “Membangun Pusat Industri Alsintan dan Otomotif Pedesaan Cirebon & Lahat serta Persiapan Program Elektrifikasi EV 2026”. Tema tersebut menegaskan pentingnya penguatan ekosistem industri nasional yang tidak hanya berorientasi pada kendaraan, tetapi juga pada pengembangan komponen, material, rantai pasok, sumber daya manusia, pembiayaan, serta penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, antara lain Ir. I Made Dana Tangkas, M.Si., IPU., AER., Chairman ABILEC, Founder/CEO IBIMA, dan Presiden IOI; Laksamana (Purn.) Dr. Ade Supandi, Ketua Dewan Penasehat F-PEKA sekaligus mantan Kepala Staf Angkatan Laut periode 2014–2018; Prof. Supriyadi dari Amerika Serikat; serta para praktisi, akademisi, dan tokoh otomotif nasional seperti Ir. Achdiat, Ir. Widya, Ir. Puddu Razak, Ir. Soeroyo, Ir. Willyanto, Dr. Agus Nugroho, Ir. Ghazali, Ir. Dalindra, Bapak Heru Maryanto, serta perwakilan dari IOI, IBIMA, APINDO, Kadin, alumni perguruan tinggi seperti ITB dan ITS, serta berbagai lembaga dan institusi terkait.

Dalam forum tersebut, para peserta membahas pentingnya membentuk konsorsium industri otomotif nasional yang mampu menghubungkan pelaku usaha, perguruan tinggi, lembaga riset, asosiasi industri, koperasi, dan pemerintah. Kolaborasi dengan jaringan pengusaha APINDO dan Kadin menjadi salah satu potensi strategis untuk memperluas basis pengembangan komponen, material, dan produk industri di dalam negeri.

IBIMA menilai bahwa pembangunan pusat industri alsintan dan otomotif pedesaan di Cirebon dan Lahat dapat menjadi model pengembangan industri berbasis daerah. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kegiatan manufaktur lokal, memperluas kesempatan kerja, memperkuat rantai pasok nasional, serta mendukung kebutuhan sektor pertanian, logistik, maritim, dan mobilitas masyarakat pedesaan.

Selain pengembangan kendaraan pedesaan dan alat mesin pertanian, forum juga menyoroti kesiapan Indonesia dalam memasuki era elektrifikasi kendaraan atau Electric Vehicle/EV. Persiapan program EV 2026 dinilai perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan riset dan desain, pengembangan purwarupa, standardisasi, homologasi, kemampuan produksi massal, hingga ketersediaan komponen dan material lokal.

Salah satu perhatian utama dalam diskusi adalah masih besarnya tantangan dalam meningkatkan kandungan lokal dan kemandirian komponen. Karena itu, pengembangan industri nasional perlu diarahkan pada penguatan Tier 1, Tier 2, Tier 3, hingga Tier 4 supplier, termasuk material, komponen, teknologi proses, sistem manufaktur, serta model bisnis yang memungkinkan pelaku industri kecil dan menengah ikut masuk ke dalam rantai nilai.

Forum ini juga membahas pentingnya pengembangan koperasi, SMK, dan workshop produksi sebagai bagian dari ekosistem industri. Model ini dinilai dapat menjadi sarana pelatihan, produksi komponen, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan pendekatan tersebut, pengembangan industri tidak hanya terpusat pada pabrik besar, tetapi juga melibatkan basis produksi dan pendidikan vokasi di daerah.

Selain kendaraan listrik, peserta juga membahas peluang pengembangan teknologi hidrogen sebagai bagian dari agenda energi masa depan. Teknologi ini dinilai memiliki potensi untuk mendukung sektor transportasi, kendaraan khusus, kapal, dan kebutuhan energi industri. Forum juga mencatat pentingnya menjajaki kerja sama pembiayaan dan kemitraan strategis dengan pihak-pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan energi bersih.

Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah pengelolaan limbah dan solusi teknologi lingkungan. Pengembangan kendaraan operasional, mesin pengangkut sampah, sistem pemilahan limbah, serta edukasi budaya pengelolaan sampah dinilai dapat menjadi bagian dari ekosistem industri yang lebih luas. Dengan demikian, pembangunan industri tidak hanya diarahkan pada produksi kendaraan, tetapi juga pada penciptaan solusi teknologi untuk kebutuhan masyarakat dan lingkungan.

Sebagai tindak lanjut, forum menekankan beberapa agenda prioritas yang perlu segera dilaksanakan. Agenda tersebut meliputi penyusunan proposal pembiayaan, penetapan lokasi dan skema kerja sama, penyusunan master plan proyek, pengaturan Rencana Anggaran Biaya atau RAB, penyusunan timeline, pembentukan tim untuk masing-masing product champion, serta penguatan koordinasi dengan kementerian, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, asosiasi, dan mitra industri.

Selain itu, peserta juga menekankan perlunya survei lokasi, khususnya untuk potensi lahan pengembangan pusat industri di Cirebon, serta tindak lanjut kerja sama dengan berbagai pihak terkait. Forum ini juga mendorong adanya sesi lanjutan FGD agar peserta offline dan online dapat terus melakukan sinkronisasi, mematangkan rencana implementasi, dan mempercepat realisasi program.

Melalui kegiatan ini, IBIMA menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemandirian industri nasional melalui kolaborasi, inovasi, dan pengembangan teknologi. Pembangunan pusat industri alsintan, otomotif pedesaan, elektrifikasi kendaraan, serta teknologi energi masa depan diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan untuk mempercepat langkah konkret membangun ekonomi maju, teknologi dan industri berdikari, serta rakyat yang semakin sejahtera pada periode 2030–2045.

Article Info

Kategori Activity
Tanggal 04 May 2026

Bagikan Artikel

Mulai Transformasi
Anda Sekarang

Konsultasikan kebutuhan industri Anda bersama tim ahli IBIMA.

Hubungi Kami

Tinggalkan Komentar

Suara Anda penting bagi perkembangan ekosistem kami.

Diskusi (0)

Belum ada diskusi.

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Keep Reading

Mungkin Anda Juga Tertarik?

Eksplorasi lebih dalam insight dan program transformasi industri lainnya dari tim pakar IBIMA.