JAKARTA – ABILEC kembali menyelenggarakan gelaran prestisius The 2nd ABILEC Business & Industry Forum pada 5 Juli 2024. Forum yang dilaksanakan secara hybrid ini menjadi wadah krusial bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah nyata dalam membangun ekosistem bisnis IKM/UKM yang komprehensif dan terintegrasi.
Analisis Ekonomi Makro & Mikro
Dalam sesi pembukaan, Ir. Made Dana Tangkas, M.Si, IPU, ASEAN Eng. selaku Chairman ABILEC memaparkan tantangan ekonomi yang tengah melanda Indonesia. Beberapa poin krusial yang disoroti antara lain:
- Persoalan deflasi dan tingkat suku bunga (interest rate) yang masih tinggi.
- Defisit neraca perdagangan (trade balance) terhadap China.
- Dampak penutupan sejumlah pabrik tekstil di wilayah Jawa Barat.
Beliau menegaskan bahwa pengusaha harus tetap inovatif dalam meningkatkan produktivitas dan profitabilitas melalui strategi cost reduction, cost saving, serta pengembangan model bisnis baru.
Sinergi Lintas Asosiasi & Dukungan Pemerintah
Forum ini memperkuat kolaborasi antara ABILEC, IBIMA, IOI, dan para pengusaha yang tergabung dalam APINDO, serta mendapat dukungan penuh dari Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian. Beberapa poin penting dari para mitra strategis meliputi:
- PIKKO (Pak Robert, Sekjen): Fokus pada pembangunan proses bisnis berbasis Lean Manufacturing, teknologi digital, dan Material Center yang terhubung dengan Offtaker/APM/T1.
- APEK (Pak Soeroyo & Pak Hasyim): Implementasi otomasi pada permesinan pabrik dan pengembangan produk strategis seperti R3 EV (kendaraan listrik roda tiga).
- KOPIK (Pak Ali Rasyidin, Ketua): Komitmen dalam meningkatkan skala bisnis seluruh anggota koperasi melalui kerjasama industri.
Ekspansi Sektor & Pengembangan SDM
Kedepannya, ABILEC berencana melakukan ekspansi ke berbagai sektor strategis lainnya, termasuk:
- Industri Maritim: Pengembangan perkapalan nasional.
- Kawasan Industri IKM/UKM: Kerjasama produksi kendaraan R2/R3.
- Layanan Purna Jual: Penguatan jaringan perbengkelan kendaraan dan alat berat.
- Pendidikan Berkarakter: Penyusunan kurikulum SDM yang menggabungkan kompetensi teknis dengan wawasan kebangsaan dan bela negara.
"Mari kita wujudkan kedaulatan industri, teknologi, dan bisnis anak bangsa bersama para mentor dan fasilitator berpengalaman."
Terima kasih. Salam Indonesia Emas 2045: Ekonomi Maju, Industri Berdikari, dan Rakyat Sejahtera.