NAGOYA, JEPANG – Dalam upaya memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah internasional, IBIMA Indonesia melakukan kunjungan strategis ke pusat industri otomotif dunia di Nagoya dan Toyota City, Jepang, pada 14 Juli 2025.
Transformasi Pendidikan Berbasis Virtual Simulator
Mengawali agenda di Nagoya, jajaran pimpinan IBIMA mengunjungi kantor ASK dan ICPL (Taishi). Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan penting berupa penandatanganan perjanjian kerjasama untuk mendirikan LPK Sekolah Bahasa Jepang di Bali.
Menariknya, sekolah ini tidak hanya fokus pada penguasaan bahasa, tetapi juga akan dilengkapi dengan:
- Teknologi Virtual Simulator: Memberikan pelatihan kompetensi teknis dengan simulasi digital yang realistis.
- Kurikulum Berstandar Industri: Menyiapkan calon tenaga kerja agar siap pakai di perusahaan-perusahaan Jepang.
Proyek Strategis "JINGGU HIMO" di Toyota City
Perjalanan dilanjutkan menuju Toyota City untuk bertemu langsung dengan pemilik Meidoh Co. Ltd. Pertemuan tingkat tinggi ini membahas persiapan proyek "JINGGU HIMO", sebuah inisiatif ambisius yang mencakup:
- Program SSW & Kenshu: Fasilitasi pengiriman tenaga kerja ahli (Specified Skilled Worker) dan pemagang dari Indonesia ke Jepang.
- Pembangunan Infrastruktur Industri: Rencana pembangunan perusahaan manufaktur di Indonesia untuk memperkuat ekosistem industri berdikari.
"Sinergi ini adalah langkah nyata dalam membangun jembatan kompetensi antara anak negeri dengan standar industri kelas dunia di Jepang."
Apresiasi Kolaborasi Global
Agenda kunjungan ditutup dengan sesi diskusi mendalam bersama Hamamoto San. IBIMA menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kashima San, Hasegawa San, dan Hamamoto San atas sambutan hangat dan dukungan penuh terhadap rangkaian kunjungan kerja ini.
Salam Indonesia Emas 2045: Ekonomi Maju, Industri Berdikari, dan Rakyat Sejahtera.